Integrasi Nilai-Nilai Islam dan Kearifan Budaya Betawi dalam Memperkuat Pendidikan Karakter Mahasiswa di Jakarta melalui Kurikulum Merdeka dan Program MBKM di Era Digital
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana integrasi nilai-nilai Islam dan kearifan budaya. Betawi dapat memperkuat pendidikan karakter mahasiswa di Jakarta, khususnya dalam implementasi Kurikulum Merdeka dan program Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM) pada era digital dan global. Tujuan utama penelitian ini adalah merumuskan kerangka pendidikan karakter yang berbasis nilai-nilai lokal dan religius, yang adaptif terhadap tantangan zaman, serta relevan dengan kebutuhan mahasiswa sebagai generasi pembelajar abad ke-21. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah, artikel daring, dan dokumen kebijakan resmi. Mendeley digunakan sebagai perangkat bantu manajemen referensi, sementara NVivo 12 digunakan untuk analisis tematik dan interpretasi data secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi prinsip-prinsip Islam dan nilai-nilai budaya Betawi ke dalam struktur kurikulum mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan karakter dan moralitas mahasiswa. Fleksibilitas Kurikulum Merdeka dan program MBKM memungkinkan terjadinya internalisasi nilai-nilai tersebut secara kontekstual dan aplikatif. Keberhasilan penguatan pendidikan karakter ini sangat ditentukan oleh sinergi antara perguruan tinggi, keluarga, dan masyarakat sebagai tiga pilar utama pembentuk kepribadian mahasiswa yang berintegritas, disiplin, dan berakar pada budaya lokal. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis berupa model pendidikan karakter yang kontekstual, berbasis budaya lokal, serta relevan dengan dinamika pendidikan yang semakin terdigitalisasi dan terglobalisasi.
Selengkapnya Silahkan baca Artikelnya
Posting Komentar untuk "Integrasi Nilai-Nilai Islam dan Kearifan Budaya Betawi dalam Memperkuat Pendidikan Karakter Mahasiswa di Jakarta melalui Kurikulum Merdeka dan Program MBKM di Era Digital"